BERITA BOLA
Thiago Silva (U-Report) - Setelah sempat mengalami tarik ulur
dan proses yang panjang, Thiago Silva akhirnya resmi menjadi pemain
anyar Paris Saint-Germain. Kepindahan pemain 27 tahun ini dari PSG
membuatnya menjadi salah satu bek termahal di dunia.
PSG diyakini harus merogoh kocek sebesar €42 juta (Rp 486 miliar) untuk mengulur Silva keluar dari San Siro. Nilai tersebut hanya kalah dengan tranfer Rio Ferdinand dari Leeds United ke Manchester United pada 2002. Saat itu Ferdinand dilepas Leeds seharga €45,3 juta atau Rp525,29 miliar.
Kepindahan pemain internasional Brasil ini diumumkan lewat situs resmi 'La Parisian'. "Thiago Silva adalah salah satu pemain terbaik di posisinya, dan dia mengambil tantangan di Paris dan menjadi pembelian pertama musim panas ini," tulis situs resmi PSG, Jumat 14 Juli 2012.
Menurut Football-Italia, klub yang dimiliki investor Qatar itu siap membayar sebesar €7,5 juta per musim untuk mendapatkan jasanya selama lima tahun.
Sebelumnya Silva dikabarkan akan dipaketkan dengan Zlatan Ibrahimovic. Namun ternyata Silva lebih dulu yang berlabuh ke Paris. Transfer Ibra sendiri sampai saat ini masih mengalami tarik ulur. Kemungkinan besar, satu-satunya hal yang menghambat adalah besaran gaji yang diminta oleh "Ibracadabra".
Thiago Silva mengawali karir profesionalnya bersama klub lokal, RS Futebol. Setelah itu pemain bernama lengkap Thiago Emiliano da Silva malang melintang bersama beberapa klub yakni Juventude, Porto, Dynamo Moscow, dan Fluminense.
Pada 2009, Milan mendatangkan Silva dari Fluminense dengan nilai transfer €10 juta. Tiga musim bersama Rossoneri, Silva tampil dalam 118 laga dan mencetak 6 gol. Silva turut membantu Milan merebut Scudetto Serie A 2010-11 dan Piala Super Italia 2011.
Hengkangnya Silva ke PSG sebenarnya cukup mengejutkan. Pasalnya dia baru saja menandatangani kontrak baru dengan Milan pada 2 Juli 2012. Dalam kontrak itu Silva akan bertahan di San Siro hingga musim panas 2017.
Pukulan Telak
Kepindahan Silva ke PSG ini menjadi pukulan telak bagi Milan. Apalagi selama ini Silva merupakan pemain kunci Milan di lini belakang. Hal tersebut disadari betul oleh Luca Antonini.
"Thiago adalah bek terbaik di dunia, AC Milan mengalami kehilangan yang sangat besar. Saya sedih dia hengkang, dia adalah seorang teman, kami sudah bersama selama empat tahun di Rossoneri," ujar Antonini, seperti yang dilansir Football-Italia, di Milanello.
"Klub telah membuat keputusan dan kami harus terus melangkah. Dia pria yang sangat baik, dia memiliki kepribadian dan bisa terus berkembang. Kami tidak khawatir, Galliani kadang sering membuat gebrakan di ujung bursa transfer," lanjutnya.
Rasa penyesalan juga diungkapkan oleh mantan bek Milan, Alessandro Nesta. Selain Silva, Nesta juga berharap Ibra tidak dijual oleh Milan.
"Penjualan Ibra dan Silva akan menimbulkan kehilangan besar. Mereka adalah pemain yang tak seharusnya dijual," ujar Nesta pada La Gazzetta dello Sport.
"Mungkin dana dari transfer kedua pemain ini bisa dibelikan tiga atau empat pemain. Itu yang perlu dilakukan Milan agar tetap kompetitif," sambungnya.
Peremajaan Skuad
Alasan utama penjualan Silva ke PSG adalah krisis keuangan yang diderita Milan. Rossoneri perlu menjual pemainnya untuk mendapatkan dana segar. Hal tersebut sempat diakui Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi.
"Ya, saya sudah menjual Ibrahimovic dan Thiago Silva ke PSG. Kami akan menyimpan €150 juta dalam dua tahun ini," kata Berlusconi beberapa waktu lalu.
Manajemen tengah menyusun rencana, uang hasil penjualan Silva dan Ibra membuat mereka bisa mendapatkan dana ekstra untuk memberi pemain anyar yang berusia lebih muda. Salah satu yang menjadi buruan adalah Edin Dzeko. Milan menaruh ekspektasi, dana 25 juta pound bisa menjadi pelicin agar Manchester City melego pemain asal Bosnia & Herzegovina itu.
Sisa pembelian Dzeko nantinya diharapkan bisa menyehatkan neraca keuangan Milan. Spekulasi ini seakan menunjukkan, Milan tengah mencari modal untuk meregenerasi skuad. Dan bukan tidak mungkin, mereka akan kembali menghidupkan asa untuk mendapatkan jasa Carlos Tevez dengan uang hasil penjualan Silva dan Ibra.
Kemungkinan hengkangnya Tevez ke Milan sempat diakui oleh agen Tevez, Giuseppe Riso. "Kepindahan Tevez ke Milan mungkin memang akan menjadi negosiasi yang berliku. Tapi, ia masih menjadi pemain impian Adriano Galliani (Wakil Presiden Milan)," kata Riso kepada Sky Sport Italia.
"Mungkin, ini saat yang tepat bagi Tevez untuk pergi," lanjutnya.
Kini patut disimak apakah keputusan menjual Thiago Silva akan menguntungkan atau menjadi blunder bagi AC Milan. (sj)
Komentar